Seratus gram cokelat
sehari baik bagi kesehatan jantung kita. Sehingga menjauhkan kita dari serangan
jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya dibanding orang yang tidak
makan cokelat sama sekali.
Penyakit jantung erat
kaitannya dengan pola hidup yang tidak sehat. Dan rutin mengonsumsi cokelat,
bukan berarti kita tidak menjalani pola hidup yang sehat. Karena itu, pilih
cokelat yang alami dan rendah gula agar kita mendapatkan manfaatnya.
Fakta didapat setelah
peneliti dari Universities of Aberdeen, Manchester, Cambridge and East Anglia
menemukan adanya kandungan flavonoid.
Menurut mereka,
flavonoid merupakan jenis antioksidan yang kerap ditemukan di cokelat, teh, dan
anggur merah yang membantu merangsang aliran darah dan membunuh semua zat-zat
perusak di tubuh yang disebut radikal bebas, yang dapat menyebabkan penyakit.
"Selama beberapa
tahun kami mengamati hubungan yang erat antara kebiasaan mengonsumsi cokelat
dengan menurunnya kasus stroke dan penyakit kardiovaskular," kata salah
seorang penulis penelitian, Profesor Phyo Myint dikutip dari situs Daily Mail
pada Rabu (17/6/2015)
Lebih lanjut,
penelitian yang dilakukan selama 12 tahun juga menemukan 21.000 orang
respondens yang gemar mengonsumsi cokelat pahit dan rendah gulah mampu
terhindar dari risiko serangan jantung dan stroke. Tentunya, ditambah dengan
pola makan dan pola hidup lainnya.
Bagaimana pun, tidak
cukup dengan mengonsumsi cokelat, apalagi kalau kita masih merokok, malas
olahraga, dan mengonsumsi alkohol, tegas Phyo.


0 comments:
Post a Comment